Thursday, January 19, 2006

News Flash : The Haqqani Whirling Dervishes in Action

Assalamu'alaikum wr wb

Terimakasih atas dukungan doa para Muhibbun Naqsybandi. Alhamdulillah, acara Pentas Langsung, Republik Cinta DEWA bersama Penari Cinta The Naqsybandi Haqqani Whirling Dervishes di Studio SCTV Kebun Jeruk berlangsung dengan meriah, magis dan penuh nuansa cinta dan sufisme.

Para penari Miki, Andre Mawlana dan Iman mempesona penonton dengan tarian Sufi yang berputar (Whirling Dervishes). Sementara rekan-rekan yang menonton di Studio : Syaikh Diki (amir zawiyyah), Arif Hamdani (Manager Marketing/Produksi The Haqqani Whirling Dervishes), Ari (fotografer) dan teman-teman dari zawiyyah Cinere ikut memberi dukungan mental dan doa selama para penari in action.

Dewa. Terutama Ahmad Dani sangat puas dengan penampilan kita, sehingga Insya Allah tanggal 11 Januari akan tampil di pada acara ultah Indosiar di Istora Senayan, tanggal 12 Januari 2006 akan tampil di TPI dan akan tampil pada pembuatan video klip Republik Cinta bersama 9 Penari Dervishes. Bagi teman-teman yang tidak menyaksikan acara tersebut, maka kami telah memproduksi VCD Haqqani dan DEWA, SCTV 6 Januari 2006, Insya Allah bisa didapatkan di zawiyah Cinere.

Berikut foto-foto ketika berada di studio DEWA maupun di SCTV.
Wassalam, arief hamdani
The Haqqani Whirling Dervishes
Contact # : 0816 830 748


Foto 1 : Shalat Magrib berjamaah Ahmad Dani dan zawiyah Cinere di studio DEWA (Legend Studio) di Pondok Indah

Foto 2 : Foto Bersama Rumi dan Ghazali (putra Ahmad Dani ), mereka Ingin berfoto bersama Penari Rumi, The Whirling Dervishes

Foto 3 : The Whirling Dervishes in action di studio SCTV, Kebun Jeruk ketika penari Miki sedang berputar (trance) saat acara liputan langsung, DEWA by request SCTV, 6 Januari 2006.

Foto 4 : Penari Cinta The Naqsybandi Haqqani Whirling Dervishes dalam lagu "Laskar Cinta" saat permainan rebana sebagai penutup lagu.

Foto 5 : Sehabis show di SCTV kembali ke rumah Dani (studio Legend) dan berfoto bersama, dari kanan ke kiri, Arif Hamdani (Manager The Haqqani Whirling Dervishes), Syaikh Diki (amir zawiyyah Cinere), Ahmad Dhani (pentolan grup band Dewa) dan Andre Mawlana (penari Whirling Dervishes).

Thursday, January 12, 2006

Mintalah Kesembuhan

Mawlana Shaykh Nazim Adil Al Haqqani q



Pertama kali yang harus dilakukan oleh seorang pasien adalah dengan mengatakan :

Aku adalah hamba-Mu. Aku menjadi lemah karena penyakit yang kuderita. Aku sadar ini akibat dari dosa-dosaku, kelakuan burukku. Ampuni aku demi hamba-Mu yang terkasih dan mulia.

Jika kalian memohon demi kehormatan hamba-Nya yang paling mulia, maka shifa (kesembuhan) akan diberikan. Menurut tingkat keyakinan kalian bisa sembuh seketika, sehari kemudian, 3 hari, seminggu atau setelah sebulan. Setelah 40 hari penyakit itu mestinya sudah diangkat dari tubuh kalian.

Lalu Allah bertanya: Akan kamu gunakan untuk apa kesehatanmu? Jika kalian memohon kesehatan dan kekuatan, maka kalian harus meniatkannya agar lebih dalam melayani-Nya bukan untuk lebih bisa berlari cepat mengejar dunia. Segala sesuatu ada dibawah kehendak-Nya, tidak ada yang bisa melawannya. Itu adalah dasar kuat pada setiap bangunan. Dengan sebuah fondasi iman yang kuat akan memberi kalian kebahagiaan. Kalian tidak akan pernah merasa sedih.

Ketika Wanita Mencium Tangan Mawlana

Mawlana Shaykh Nazim Al Haqqani q


Tanya :
Orang-orang keberatan saat tangan Anda dicium.


MSN :
Aku bukan seorang sultan. Biarkan orang-orang mencium tangan mereka ! Mereka ini adalah orang-orang yang buruk, karena mereka tidak total dalam menghormati Tuhannya. Jika mereka menghormati Tuhan, maka orang-orang akan menghormatinya juga. Mungkin aku dihormati di hadirat ilahi sehingga orang-orang lari mendekatiku. Aku tidak meminta orang-orang untuk datang dan mencium tanganku ! Mereka mendatangiku dari seluruh penjuru dunia dan aku juga tidak menyuruhnya pergi. Mengapa aku harus menolak mereka ? apakah karena tangan ini kotor ? jika ya, maka aku akan mencegah mereka menyentuhku.

Namun tangan orang-orang yang menolaknya adalah kotor karena pekerjaan kotor mereka. Jika orang-orang mendekati seseorang yang diberkati mereka akan merasakan kekeluargaan dan ingin mencium dan memeluk. Jika seseorang ingin menunjukkan rasa hormatnya dengan mencium tangan, itu tidak dilarang oleh syariah Islam. Tidak ada yang membawa bukti bahwa Muhammad saw tidak mengijinkannya.

Tanya :
Tapi bukan hanya kaum lelaki yang mencium tangan Anda, kaum perempuan juga. Apakah hal ini diijinkan dalam Islam?


MSN :
Apakah mereka punya bukti akan hal ini ? Jika dilarang, kami tidak akan mengijinkan mendekati kaum wanita kami. Mereka tidak berfikir ( Quran, Surat 4 -Ayat 43 dan Surat 5 - Ayat 6).Kalian boleh menyentuh.

Tanya :
Bagi mahram atau ...?


MSN :
....an Nissa, apakah alif lam adalah tanda untuk semua wanita atau beberapa saja ? Ada sebuah rahasia nyata disana : kalian bisa menyentuh seorang wanita, namun jika nafsu burukmu bangkit, maka hal itu di larang. Seseorang boleh menyentuh anak perempuan atau ibunya dan itu tidak dilarang. Dia menyentuh istrinya dan itu bisa saja dilarang. Tidak ada perubahan terjadi pada seseorang jika bersama mahramnya, namun bila bukan mahramnya hal ini berbahaya. Karena itulah syariah mencegah kalian untuk menyentuh tanpa alasan.

Kalau tidak demikian, seorang dokter tidak boleh menyentuh tubuh seorang wanita. Tak ada yang mengajukan keberatan pada jutaan wanita yang setiap hari mendatangi dokter dan memperlihatkan seluruh tubuhnya. Hal ini tidak terjadi di masa Nabi saw. Ketika melahirkan mereka tunjukkan semuanya! bagaimana bisa? mengapa tidak ada yang protes tentang hal itu? Namun mereka mendatangiku, seseorang berumur 80 tahun!

Syariah tidak mengijinkan tangan para Nabi dan keturunannya untuk dicium. Aku tidak meminta para wanita untuk datang mencium tanganku. Tidak! Mereka datang untuk memberikan hormat. Aku tak bisa menolaknya karena aku sedang memanggil orang-orang Eropa, non muslim ke dalam Islam. Mereka masih baru dan jika aku mencegah mereka, hati mereka akan hancur. Mereka akan menuduh Islam tidak punya perasaan.

Kita tidak tinggal di Saudi Arabia, Libya, Algeria, Turkey, Iran atau di Pakistan! Saya sedang syiar di sini, di Eropa. Untuk itu kita dapat menggunakan metode yang Nabi saw gunakan semasa permulaan Islam. Dimana masyarakat belum menggunakan kerudung. Selama 13 tahun di Mekah, mereka bercampur bebas antara wanita dan pria. Mereka datang ke Madinah. Orang-orang yang menuduhku dalam hal ini tidak paham akan Islam. Mereka ulama, tapi kosong!

Jeans

Mawlana Shaylh Nazim q


Tanya:
Banyak orang mengatakan bahwa Islam tidak perlu diperlihatkan lewat busananya, adalah lebih baik menyimpannya dalam hati.


MSN:
Orang-orang ini sangat tolol! Mereka membuat propaganda dari sekolahan setan. Mengapa tentara terus mengenakan seragamnya? Jika busana tidak penting, katakan pada para jendral untuk mengenakan pakaian biasa atau Paus misalnya. Kalian pikir ini tidak ada maknanya? lalu mengapa hanya kaum muslim yang ditanyai pertanyaan tolol ini?

Tanya :
Orang-orang mengatakan bahwa jika Nabi saw hadir pada saat ini, maka beliau akan mengenakan busana zaman sekarang, jeans dan jas.


MSN:
Jeans adalah busana yang tidak sehat. Busana tradisional muslim sangat sehat. Tapi orang-orang tak paham akan hal itu. Yang mereka inginkan adalah mengikuti fashion, dan mereka ingin menyeragamkan semua muslim untuk mengikuti fashion jelek itu. Kita tak perlu mengikuti model baju orang lain, kita punya orisinalitas dalam cara berbusana dan hal-hal lainnya. Hanya mereka yang lemah yang perlu mengikuti mereka yang kuat. Kita adalah mulia dalam cara kita sendiri. Jika ada yang mempunyai pekerjaan yang mengharuskan gaya lain, tidak mengapa.
Suatu ketika seorang sultan datang dan bertanya pada grand mufti: Aku baru saja membeli seekor sapi, setiap aku akan memerah susunya, sapi itu menolak karena dia terbiasa dengan pemilik lamanya yang selalu menggunakan topi. Apakah anda mengijinkan saya untuk mengenakan topi pada saat memerah susu? - "Baiklah, hanya ketika kamu memerah, tidak masalah! Cara seperti inilah yang diterapkan bagi seluruh muslim yang tinggal di Negara non muslim.

Kewajiban Murid Terhadap Saudara-Saudarinya.

Shaykh Nazim Al Haqqani


Kewajiban pertama seorang Murid setelah di baiat adalah untuk mencintai saudara-saudarinya sesama sufi dengan sepenuh hati, karena Syaikh juga mencintai mereka semua. Sebagaimana yang disampaikan Syaikh Nazim :

Jika muridku tidak mampu menghormati semua orang dengan rasa hormat yang sama seperti dia menghormati Syaikhnya, maka dia digolongkan belum mampu mencapai cinta sang Syaikh.

Kewajiban Utama Murid pada saudara-saudari mereka adalah :

1. Dia harus menjaga rasa hormat baik di hadapan maupun saat saudaranya tidak ada, tidak ngerasani / gossip.

2. Dia harus memberi nasihat, jika mereka memerlukannya. Sang Murid harus menguatkannya. Nasihat harus dilakukan di tempat yang pribadi, dengan cara yang lembut dan tidak sombong. Yang diberi nasihat harus menerimanya, berterima kasih dan menjalankannya.

3. Berpikiran positif terhadapsaudara-saudarinya, dan tidak mencari keburukan / kelemahan mereka.

4. Menerima permintaan maaf jika mereka minta maaf.

5. Saling menjaga perdamaian dan meminta maaf bila menyakiti saudaranya.

6. Memberi bantuan bila saudara-saudarinya di serang.

7. Tidak mengajukan diri sebagai pimpinan, namun menjadi saudara bagi mereka.

8. Menunjukkan kerendah hatian sebanyak mungkin, sebagaimana sabda Rasul, Memimpin suatu kaum adalah dia yang melayani mereka.


Naqhsbandi.net

Menjadi Sahabat Allah

Shaykh Nazim al Qubrusi al Haqqani



Setiap orang seharusnya berusaha menjadi sahabat Allah, karena Tuhan tidak pernah menolak para pencari dari kedekatan-Nya. Alasan utama mendatangi pusat kesufian adalah untuk menyiapkan diri meraih kedekatan itu. Tidak seorangpun dapat menjadi sahabat Tuhan tanpa menjadi sahabat bagi semua hamba-hamba-Nya. Adalah mudah mngaku sebagai sahabat Tuhan, tetapi tdak mudah menjaga keselarasan dengan sesama manusia. Pencapaian kedekatan dengan jiwa-jiwa para hamba Tuhan adalah bukti kewalian seseorang.

Mungkin saat ini, selama kalian berada di tempat kesufian, merasakan kedekatan dengan teman sesama para pencari kebenaran namun ketika kembali ke tempat asal akan merasa susah untuk bisa dimengerti. Bila telah mencapai maqam sahabat Tuhan, semua orang akan menjadi sahabat kalian. Berhasilnya pencapaian kedekatan ini adalah sebuah tanda pengakuan yang berasal dari Hadirat Ilahi. Yang saya maksud bukanlah ketika kalian secara fisik menjadi menarik dan tertarik pada mereka. Namun ketertarikan melalui hati.

Grandsyaikh pernah bercerita padaku tentang kisah sebuah bunga di India yang tumbuh hanya di tempat-tempat yang tidak terjangkau dan anehnya selalu dikelilingi oleh ular-ular. Bunga-bunga itu menghasilkan wangi yang amat kuat, dan siapa yang mengenakannya akan dicintai oleh semua orang. Lalu saya katakan: Guruku, ijinkan saya pergi mencari bunga itu. Namun jawaban beliau: Nazim Effendi, tak perlu engkau ke sana. Sepanjang kamu waspada akan Tuhan-mu setelah tengah malam (walaupun hanya sebentar) maka Allah akan menganugerahimu dengan sebuah daya tarik yang banyaknya 70 kali lebih kuat dari wangi bunga itu. Bahkan jika kamu hanya bangun di akhir-akhir waktu malam ketika yang lain masih tertidur dan bahkan tidak melakukan shalat, maka keajaiban akan muncul dan kamu akan penuh daya tarik seperti wangi bunga itu.

Siapapun yang bangun pada waktu-waktu itu akan memenangkan perhatian Tuhannya, karena di waktu-waktu itu, Tuhan mencari permohonan ampun hamba-hamba-Nya. Untuk itu saya sarankan kalian semua untuk bangun beberapa saat di sepertiga malam, bahkan jika hanya 5 menit saja. Kalian harus, bagaimanapun juga dengan keadaan suci / wudhu. Lalu katakan pada Tuhanmu: Ya Tuhanku, datanglah padaku karena aku tidak mampu mendatangi-Mu. Do’a semacam itu cukup untuk memberi kalian perlindungan penuh sepanjang hari itu dan menjadikan kalian sebagai seorang sahabat / teman Tuhan.

Manusia melewati hari-harinya yang datang dan pergi, dan di malam hari mereka kembali pada kekasih hatinya. Tuhan meminta kalian untuk bersama-Nya saja, bahkan hanya untuk 5 menit pada waktu-waktu yang paling intim. Siapa yang kembali pada Tuhannya di malam hari akan merasakan Dia dekat dan mampu pasrah pada-Nya walaupun di saat-saat kejadian terberat sekalipun.

Thursday, January 05, 2006

Posisi Tertinggi Kita: Menjadi Hamba

Shaykh Muhammad Nazim Adil Al Haqqani q

Lefke, Rabu, 29 Rabi Awal 1425



Audhu bi-llahi mina shaitani rajim, Bismillahir Rahmanir Rahim, la haula wala quwatta illa bi-llahi-l `Aliyu-l `Azim…Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar wa li-llahi-l hamd…Subhanaka, la `ilma lana illa ma `alamtana, Innaka `Alimu Hakim…

Ada 2 tingkatan : yang pertama ( kita menyebutnya seperti itu untuk memahami ) adalah posisi Ketuhanan dan yang kedua adalah posisi hamba-hamba-Nya.

Ketuhanan tidak akan pernah dilimpahkan; bukan pemberian untuk segala ciptaan-Nya, karena tidak akan ada yang mampu menempati posisi itu. Posisi itu hanyalah untuk satu yaitu Dia Yang Maha Esa, Sang Pencipta ! Orang-orang Kristen mengatakan, ‘ Tuhan kami Yesus Kristus’. Itu suatu kesalahan yang besar ; itu tidak bisa diterima. Kesalahan terbesar yang dikatakan bagi Jesus Christ, bahwa dia adalah Tuhan, karena beliau adalah sebuah ciptaan, manusia.

Ketuhanan tidak menerima ‘sharik’ seorang partner / mitra, Allah adalah Tuhan

Jika kalian menyebut : "Yesus Kristus adalah Tuhan” – Bagaimana dengan Yang Pertama ? Tuhan Yang Esa, apakah Dia sedang absen, pensiun atau mempensiunkan diri-Nya ? Ataukah Tuhan sedang menarik Diri agar bisa memberikan Yesus Kristus tahta Ketuhanan ? Apa alasannya ? Apakah Yesus sebagai pewaris-Nya ? Mengapa ? Tuhan sedang lelah atau pensiun ? Tidakkah mereka berpikir seperti itu untuk mengoreksi kepercayaan mereka demi memuja Tuhan Surgawi !

Saya telah bertemu dengan mereka yang telah membaca kitab sucinya, namun mereka tidak pernah memahaminya. Bahkan kitab sucinya berbeda-beda satu sama lain. Mereka tidak pernah mengerti karena tidak ada cahaya dalam hati mereka ! Jika kalian memberi seseorang buku, lalu dia membacanya dalam kegelapan, apa yang bisa mereka pahami?

Tingkatan yang kedua adalah bagi seluruh ciptaan ! stempel ilahiah pada seluruh ciptaan adalah sebagai hamba-hamba. Mereka semua adalah pelayan dan tugasnya adalah melayani. Tak seorangpun yang bisa lebih dari itu ! Setinggi apapun jabatan mereka, tingkatan mereka hanyalah sebagai hamba. Allah Maha Besar.

Tema inilah yang membuat problem bagi orang-orang, mereka yang tidak berakal, orang-orang dari `Ahlu- d Dunya', manusia awam, mereka yang tidak peduli dengan pesan-pesan surgawi atau posisi-posisi di surga, kaum atheist atau komunis atau materialis. Manusia berkepala kotak, atau manusia generasi kera ( karena mereka mengklaim diri sebagai keturunan kera ) dan mereka menjadikan diri mereka berada di posisi yang lebih dari yang lain.

Ada yang karena kecakapannya mereka berpikir bahwa “ Tingkatan kami berbeda.” Ada yang karena hasil pikiran-pikirannya, mereka menganggap diri di tingkatan yang ‘lebih’ pula. “ Tingkatan kami bukan seperti orang-orang yang biasa.” Orang-orang India mengatakan apa ? Parias? Ada tingkatan terendah di India, mereka mengatakan : "Mereka tidak ada harganya – mereka sama dengan hewan.”

Apa pendapat kalian ketika mengatakan bahwa kalian berbeda dengan orang-orang lain, yang bukan terpelajar, buruh-buruh atau petani. Sekarang aku tanya : “ Apa sebenarnya posisimu ? Ketika kalian menganggap diri kalian “lebih” dari yang lain – apa sebenarnya perbedaan kalian ?”

Di Spanyol mereka membawaku ke sebuah kastil raja yang amat indah dan masyur. Salah satu ruangan dibuka, ada satu tempat duduk mewah dari kayu ( mungkin raja itu gemuk, karena besarnya dua kali lipat dari kursiku ini ). Mereka mengatakan : " Ini adalah toilet raja.” Apa ? toilet ? raja merasa dirinya begitu hebat, punya tingkatan ini dan itu namun tetap saja mempunyai toilet ? toilet yang membawa raja pada tingkatan aslinya. Siapa sebenarnya yang memasuki toilet – apa tingkatannya ? bila perut kita penuh maka ….

Grandsheikh bercerita tentang paman beliau. Suatu hari ketika beliau duduk di kedai kopi, dan satu orang dari Daghestan ( orang yang amat sombong ) memasang topinya bergaya seperti ini …lalu memasang golok di samping sini..sebuah golok yang terkenal dari Daghestan. Paman Grandshaikh yang berusia lebih dari 100 th mengatakan : " Anakku, tidakkah kamu butuh ke toilet ?” Begitu mendengar hal ini, orang itupun mulai salah tingkah.

Allah, Yang Maha Kuasa memberi penjelasan bagi mereka “ Kana yakulani taam"…Wahai orang Kristen, kalian mengatakan bahwa tingkat Yesus adalah ketuhanan, padahal dia dan ibunya juga makan dan minum!” Setiap yang makan dan minum pasti membutuhkan toilet. Tuhan butuh ….toilet ? kebodohan macam apa ini ?

Raja itu juga membuat dirinya sendiri lebih dari tingkatannya. Kalian bisa saja menganggap diri sendiri setinggi apapun, namun saat perut mulai berbunyi gurrr, gurrr, gurr, gurrr…lalu kalian akan mengatakan : " Aku tidak bisa duduk disana ( singgasana ), aku harus turun.” Lalu masuk ke tempat yang paling kotor, toilet.. ( sambil menutup hidungnya karena bau yang tidak sedap ) tamat sudah.

Mereka tidak pernah menggunakan akal, namun menjadikan diri mereka sesuatu yang bukan untuk mereka. Itulah sumber dari jahalet, lalai, tidak peduli. Sumber dari krisis, perang dan perpecahan. Orang Turki mengatakan : "Oh, kami orang Turki, tidak ada yang bisa seperti kami.” Orang-orang Arab mengatakan : "Ahna Arab". Mereka pikir menjadi Arab adalah kehormatan bagi mereka. Tidak ! Tidak pernah Allah mengatakan : "Ya ayyuhal Arab", "Ya ayyuhal ladhina Arab", tapi Allah katakan : "Ya ayyuha-l ladhina amanu!"

Tugas menghamba/ melayani sungguh berat bagi umat manusia. Karena semua ingin menjadi tuan di muka bumi ini. Paling tidak jika tidak menjadi tuhan, lalu menjadi tuan-tuan di dunia ini. Semoga Allah mengampuni kita semua dan menganugerahi pemahaman dan mengikuti Nabi-Nabi yang seluruhnya mengatakan : “Kami adalah hamba-hamba-Nya.” Jika Nabi-Nabi saja mengatakan : Kami adalah hamba-hamba, lalu bagaimana dengan para pengikut Nabi-Nabi ini ? Haruskah mereka mengatakan : “Kami semua adalah tuhan.” Tidak mungkin !

Manusia meninggalkan perintah surgawi dan mengejar ego-ego mereka. Ego yang melambangkan setan, pemberontak pertama dalam Hadirat Ilahi, mereka mengatakan : "Engkau ( Allah swt ) adalah Tuhan di atas, dan aku adalah tuhan di muka bumi.” Namrud juga mengklaim seperti itu, “ Aku tuhan di bumi, Tuhan Ibrahim adalah Tuhan Surgawi.” Itulah karakter buruk yang dicontoh manusia saat ini.

Semoga Allah mengampuni kita dan mengirim seseorang dengan kekuatan untuk mengubah itu semua. Bagi kehormatan untuk manusia paling terhormat dalam Hadirat ilahi, Muhammad saw …